Tips Melewati Banjir Dengan Sepeda Motor

Foto : www mlucu com/lTJTvX

Sekian kalinya Jakarta ditimpa bencana alam banjir 9 Februari 2015 yang diawali dengan hujan dengan intensitas kecil hingga besar yang tidak berkesudahan sepanjang hari. Genangan banjir pun merata hampir diseluruh Jakarta dengan ketinggian yang hampir rata pula yaitu se-lutut orang cukup umur.

Bagi pengguna sepeda motor, tidak heran banyak yang menentukan untuk tidak menerjang banjir tersebut untuk mencapai tujuan mereka hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya sepeda motor yang mogok di tengah banjir. Tapi berdasarkan pengalaman yang aku lakukan, ada beberapa tips agar tidak terjebak banjir sehingga motor yang kita gunakan tidak mogok di tengah banjir.

1. Jas Hujan.
Untuk kenyamanan dan keamanan pengemudi baiknya mengenakan jas hujan terutama dengan model pelatihan atau atas bawah semoga bebas bergerak. Menggunakan jas hujan ini digunakan baik dalam kondisi hujan mau pun tidak yang semata-mata melindungi pakaian dari cipratan air dari kendaraan yang lainnya.

2. Kondisi Motor.
Periksa selalu kondisi motor yang kita pakai secara berkala baik dalam kondisi banjir maupun tidak banjir semoga selalu bertenaga dan nyaman di gunakan.

Selain kondisi mesin yang baik, ada baiknya sebelum menerjang banjir pastikan terlebih dahulu kapasitas bensin di tanki, sebab hal ini mencegah kekurangan materi bakar di tengah jalan terutama dikala banjir. Musuh mesin motor mati adalah saat sumber kelistrikan terkena air banjir terutama pada bagian Busi sebagai sentra pengapian mesin, dalam hal ini saya mengakalinya dengan cara menutup kabel busi hingga kepala busi dengan lakban hitam dengan rapat.

3. Teknik mengemudi motor yang baik.
Untuk menghidari masuknya air banjir ke tempat pengapian mesin / busi, maka cobalah untuk berjalan dengan pelan-pelan / idle (antara kecepatan 1 dan 2 saja). Hindari bahu jalan, karena bahu jalan biasanya lebih dalam dari pada bagian tengah jalan.

Sebisa mungkin hindari gelombang air dari arah berlawanan karena akan mendorong air masuk kedalam pengapian busi. Dalam hal ini saya mencoba untuk mengikuti motor / kendaraan yang ada di depan aku yang dimaksudkan supaya gelombang air yang ditimbulkan kendaraan didepan saya dapat memecah dorongan gelombang air dari arah berlawanan.

4. Lap kering / Kanebo.
Bila ketiga cara diatas masih tidak mampu mengatasi mogok ditengah banjir, ini yaitu cara termudah untuk menanggulanginya. Yaitu dengan mendorong motor terlebih dahulu ketempat yang lebih kering lalu diamkan motor sejenak biar air yang masuk dapat keluar sesudah itu lepas kabel busi dan usahakan untuk mengeringkannya dengan lap kering. Hal ini adalah yang paling mudah saat motor mogok karena banjir.

Di pengalaman ini aku memakai motor angsa merk Honda Supra Fit tahun dua ribu sekian dan dengan 4 tips tersebut aku berhasil melewati banjir meskipun dengan 3 kali mogok dan yang terpenting dari peristiwa ini, jangan mencobanya jika ketinggian air sudah melewati batas lutut orang dewasa dan motor yang kita gunakan baiknya segera dibawa ke bengkel terdekat untuk melaksanakan perawatan rutin terutama mengganti oli mesin yang pastinya sudah tercampur air banjir.




Belum ada Komentar untuk "Tips Melewati Banjir Dengan Sepeda Motor"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel